SUARAMELAYU.CO.ID, PANGKALPINANG — DPRD Provinsi Bangka Belitung memastikan pasokan Gas LPG bersubsidi ukuran 3 Kilogram di wilayah Bangka Belitung aman.
Hal itu disampaikan setelah wakil ketua DPRD Babel Dedy Iskandar bersama komisi II melakukan infeksi kelapangan milik PT. Sinar Indo Dincotama (SID). Jumat, (20/2/2026)
Kunjungan tersebut Menindindaklanjuti kekwtiran masyarakat terkait kelangkaan gas melon di sejumlah daerah.
Rombongan anggota DPRD meninjau langsung stasiun pengisian dan pengangkutan bulk Elpiji (SPPBE) mulai tengki penyimpanan hingga proses distribusi ke agen dan pangkalan.
Hasil peninjauan DPRD, menemukan penyimpanan gas LPG dilokasi tersebut relatif terbatas. Stok terseedia di perkirakan hanya hanya mampu memenuhi kebutuhan sekitar tiga hingga empat hari.
Kondisi ini dinilai geografis Bangka Belitung yang bergantung pada distribusi laut membuat pasokan LPG sangat dipengaruhi kelancaran kapal pengangkut.
Sementara itu, PT Pertamina (Persero) disebut telah menyiapkan kapal tanker siaga di sekitar Pelabuhan Pangkalbalam untuk mengantisipasi keterlambatan distribusi.
Sistem tersebut memungkinkan pengisian dilakukan segera saat stok di tangki penyimpanan mulai menipis, sehingga pasokan ke agen dan pangkalan tetap terjaga.
DPRD Babel menegaskan akan terus melakukan pengawasan distribusi LPG 3 kg agar tepat sasaran dan tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (Redaksi/Jendela grup)






